Tuhan Allah berfirman: ”Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”
(Kejadian 2:18)
*Matikan musik saat memutar video
We have a picture of a perfect partner but we marry an imperfect person.
Then we have two options.
Tear up the picture and accept the person, or Tear up the person and accept the picture.
Awal 2020 adalah tahun pertama kali kami bertemu di suatu Café yang berada di Kota Bangko, pertemuan kami yang tidak sengaja ini ada karena kami sedang nongkrong bersama teman-teman kami. Di tahun ini tidak pernah terpikirkan kami untuk melakukan pendekatan karena kami menganggap pertemanan kami hanya sebatas abang-adik yang saling membantu dan berbagi cerita.
Walaupun kami sempat terpisah oleh jarak antara Bangko-Bandung, kami tetap menjalin komunikasi yang pada akhirnya kami merasakan kenyamanan satu sama lain. Karena keinginan kami untuk bertemu, maka kami mengadakan pertemuan di Kota Bandung pada Februari. Pada saat pertemuan inilah kami akhirnya menjalin hubungan.
Tepatnya pada Mei 2021 kami tidak LDR lagi, kami bersama-sama menghabiskan waktu di Kota Bangko, mengenal karakter satu sama lain, jogging bersama, ibadah bersama, makan malam bersama, tertawa bersama, menangis bersama, jalan-jalan, dan banyak hal lain yang kami lakukan dalam membangun hubungan kami.
Pada akhir tahun 2022, karena alasan pekerjaan, Agung harus pindah ke Kota Medan dan kami terpisah kembali oleh jarak antara Bangko-Medan. Tetapi 2 bulan kemudian, Grace pindah ke kota Medan juga karena hendak melanjutkan studi.
Ketika kami melihat bahwa takdir telah menentukan kami untuk tetap bersama maka kami akhirnya mengambil keputusan untuk hidup bersama selamanya yang diawali pada pernikahan kami yang akan dilaksanakan pada 13 Januari 2024.
-Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana-












